Jangan Sering Dimakan! 4 Makanan Ini Dapat Memicu Asam Urat Kata dr. Zaidul Akbar

Dokter sekaligus penceramah, dr. Zaidul Akbar berkata jika makanan jadi salah satu faktor pemicu asam urat.

Menurut dr. Zaidul Akbar, makanan yang didalamnya terkandung asam, dapat menyebabkan peradangan akibat asam urat.

Jarang disadari, makanan yang mengandung asam tak hanya memperparah gejala asam urat saja, namun kata dr. Zaidul Akbar juga dapat berimbas pada penyakit lain.

Salah satu makanan asam yang dapat memicu asam urat adalah nasi putih.


Kaget bukan? Walaupun nasi putih adalah makanan pokok masyarakat Indonesia, tetapi faktanya sumber karbohidrat ini memiliki efek yang cukup berbahaya.

dr. Zaidul Akbar memgatakan, nasi putih mengandung kadar asam yang sangat tinggi. Hal ini tentu sangat berbahaya bagi penderita asam urat.

"Nasi putih itu mengandung asam, berbahaya sekali,"

kata dr. Zaidul Akbar, dikutip MapayBandung.com dari kanal YouTube Bamol TV, Rabu 1 Desember 2021.

Tidak hanya nasi putih, setidaknya ada 3 makanan lain yang juga dapat memicu peradangan akibat asam urat menurut dr. Zaidul Akbar.


Berikut daftarnya:


1. Gula Pasir

Gula pasir juga mengandung kadar asam yang amat tinggi kata dr. Zaidul Akbar.

Maka, sebaiknya penderita asam urat menghindari berbagai macam makanan, dan minuman yang mengandung gula pasir.

"Gula pasir ini mengandung asam," kata dr. Zaidul Akbar.


2. Tepung

Banyak sekali makanan berbahan dasar tepung yang sering dikonsumsi oleh masyarakat, termasuk penderita asam urat.

Sebab selain tinggi glukosa, tepung juga mengandung kadar asam yang dapat menyebabkan peradangan.

"Tepung juga sama mengandung asam, bikin asam urat," tutur dr. Zaidul Akbar.


3. Minyak

Makanan yang dimasak dengan minyak goreng akan lebih memiliki cita rasa yang mantap.

Namun, ternyata minyak goreng dapat memicu peradangan akibat asam urat kata dr. Zaidul Akbar.


Itulah 3 makanan penyebab asam urat yang harus dijauhi sekarang juga.

Jangan dimakan lagi ya guys, ada baiknya untuk segera mengubah pola makan agar hidup lebih sehat lagi ucap dr. Zaidul Akbar.


You Might Also Like:

Posting Komentar